Anggaran Dihemat, Kemenhub Pilih Skema Leasing

Kementerian Perhubungan bakal menggunakan pola sewa guna usaha atau leasing dalam pengadaan barang dan jasa tahun ini menyusul penghematan anggaran sebesar Rp2 triliun.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan skema sewa guna usaha bakal diterapkan dalam pengadaan kapal, bus, dan angkutan penyeberangan.

"Kita bisa leasing, saya optimasi itu even ada pengehematan, kita bisa kasih level service yang sama," ujarnya selepas rapat bersama Komisi V DPR di Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Sebagaimana diketahui, dalam Instruksi Presiden No.4 Tahun 2017, anggara belanja 87 kementerian/lembaga dipotong sebesar Rp16 triliun.

Adapun anggaran Kementerian Perhubungan yang dihemat setara 12,5% dari total efisiensi kementerian/lembaga atau yang terbesar dibandingkan kementerian/lembaga lainnya.

Budi menekankan, pihaknya bisa memahami tujuan pemerintah melakukan efisiensi anggara. Oleh karena, Kementerian Perhubungan siap melakukan pengehematan, terutama dari pos perjalanan dinas dan belanja barang dan jasa.

Dengan efisiensi anggaran yang dilakukan, maka belanja barang yang semula Rp11,95 triliun bakal susut menjadi Rp9,95 triliun.

Adapun total anggaran Kementerian Perhubungan dalam Anggaran Pendapatan & Belanja Negara 2017 bakal turun dari Rp46,83 triliun menjadi Rp44,83 triliun.


(Sumber: Bisnis Indonesia)