Kapal Pembangkit Listrik Onur Sultan Tiba di Belawan

Kapal pembangkit listrik yang didatangkan PT Perusahaan Listrik Negara dan mampu menghasilkan daya 240 megawatt tiba di Pelabuhan Belawan, Medan, Minggu.

Kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan yang didatangkan dari Turki tersebut bersandar di dermaga Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Belawan, sekitar pukul 10.30 WIB.

Kehadiran MVPP tersebut sebagai bentuk upaya PLN dalam meningkatkan pasokan listrik untuk kebutuhan daya pada sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Utara.

Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Amir Rosidin mengatakan, salah satu kelebihan MVPP itu adalah memiliki kemampuan bahan bakar ganda (dual fuel) yang dapat menggunakan bahan bahar minyak (BBM) jenis heavy fuel oil (HFO) dan juga bahan bakar gas (BBG).

Selain itu, kapal pembangkit listrik yang disewa PLN selama lima tahun tersebut memiliki beberapa kelebihan dalam operasionalnya.

Selain tidak membutuhkan lahan, mobilitas relokasinya cepat, fleksibilitas dalam penggunaan bahan bakar, konsumsi bahan bakan lebih hemat, tingkat produksi limbah relatif rendah, dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif juga lebih rendah.

"Kehadiran kapal pembangkit listrik ini merupakan solusi cepat untuk pemenuhan kebutuhan listrik sambil menunggu pembangkit permanen dibangun. MVPP ini akan menambah keandalan sistem kelistrikan Sumbagut dengan kapasitas daya 240 MW," katanya.

MVPP itu dijadwalkan untuk sinkron dengan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara pada 1 Juni dan ditargetkan resmi beroperasi pada minggu kedua Juni 2017.

Dengan masuknya tambahan daya 240 MW dari MVPP tersebut, nantinya daya mampu sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara dapat mencapai 2.287 MW dengan perkiraan beban puncak tertinggi yang mencapai 2.075 MW.

Dengan demikian, operasional kapal pembangkit listrik tersebut membuat sistem kelistrikan di Sumatera Bagian Utara memiliki cadangan daya sekitar 212 MW.

Kapal MVPP Onur Sultan dengan panjang 300 meter dan lebar 50 meter itu memiliki mesin PLTD buatan Wartsila berkapasitas 18,81 MW per unit dengan jumlah total 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2x15 MW.



(Sumber Foto: Antara, Sumber Berita: www.beritasatu.com)