Perjuangan PLN Listriki Desa Terpencil di Tengah Laut

PT PLN (Persero) terus berupaya melistriki seluruh wilayah di pelosok Indonesia. Salah satu contohnya di Desa Pulau Sumedang yang berada di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Tak mudah bagi PLN untuk bisa memasok listrik ke desa tersebut. Sebab, desa tersebut berada di tengah laut lepas, yang memiliki jarak sekitar 60 mil jauhnya dari dermaga terdekat, yakni Dermaga Teluk Gembira.

Sejak, tahun 2014 lalu PLN telah berencana untuk memasok listrik di desa tersebut dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kemudian PLN bersama dengan warga bersama-sama untuk mengangkut tiang listrik dari wilayah Membalong, dengan menggunakan perahu nelayan. Butuh waktu setidaknya enam jam lamanya perjalanan laut, dengan kondisi cuaca yang kerap tak menentu, untuk bisa membawa tiang-tiang listrik tersebut sampai ke Desa Sumedang, pada setiap pengangkutannya.

Terhitung, jumlah tiang listrik yang dibawa ke desa tersebut sebanyak 89 buah. Untuk setiap pengangkutan dengan menggunakan perahu nelayan berkapasitas 20 ton itu, dapat mengangkut maksimal hingga 20 buah tiang listrik. Untuk mengangkut 89 tiang listrik tersebut, PLN membutuhkan waktu hingga sekitar 1 bulan lamanya. Setelah semua tiang dan perlengkapan lainnya tersedia, PLN juga membutuhkan waktu sekitar 30 hari lamanya untuk bisa memasang semua perlengkapan.

Bersama dengan warga Desa Sumedang, PLN bahu-membahu untuk bisa menancapkan tiang ke tanah, hanya dengan menggunakan tenaga manusia, hingga bisa berdiri kokoh. Namun demikian, setelah semua sudah bisa terpasang dan siap untuk mendapatkan aliran listrik, proyek PLTS justru tidak berlanjut karena beberapa hal. Dua tahun lamanya warga Desa Sumedang gagal merasakan kedatangan listrik dari PLN.

Hingga akhirnya, pada akhir tahun 2016 lalu, tepatnya ada tanggal 18 Desember, kesabaran penduduk di tengah laut itu membuahkan hasil. PT PLN akhirnya bisa memberikan akses listrik kepada mereka, dengan menggunakan 1 unit mesin caterpillar atau Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan daya 120 kilowatt (KW). Sekarang, hampir semua penduduk di sana telah menyambung listrik dari PLN. Setelah sebelum tidak pernah merasakan aliran listrik yang nyata.

"Alhamdulillah, dengan bantuan warga Desa Pulau Sumedang, kita akhirnya bisa memberikan pasokan listrik langsung. Karena memang sulit untuk bisa mengakses ke desa ini, karena letak geografisnya yang berada di tengah laut," ujar Asman Enginering PLN sektor Bangka-Belitung, Lambok siregar, Kamis (30/3/2017).




(Sumber DetikFinannce)