PLN Mulai Kurangi PLTD di Pulau Bawean

PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jawa Timur Area Gresik akan mengganti seluruh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pulau Bawean dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG). Saat ini kapasitas terpasang listrik di Bawean sebesar 4,6 Megawatt (MW).
Asisten Manager Jaringan PLN Area Gresik Bustani Hadiwijaya mengatakan, untuk menerangi Pulau Bawean, PLN saat ini masih menggunakan pembangkit diesel. "Ke depan PJB (PT Pembangkitan Jawa-Bali) akan bangun PLTMG, kami terima kasih sekali dengan PJB yang mengganti dengan gas," katanya, Selasa (16/5).

PJB merupakan anak usaha PLN yang menyuplai kebutuhan listrik di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.
Saat ini, listrik di Pulau Baweran masih dipasok dari tiga unit PLTD milik PLN, tiga unit PLTD sewa dari CV Gading, lima unit PLTD sewa PT Purnama, dan satu unit PLTMG milik PT Pembangkitan Jawa-Bali. Sehingga, total pasokan listrik di Bawean mencapai 4,6 MW.
"Daya mampu PLTMG PJB terus naik dari 1 MW menjadi 1,7 MW saat ini dan akan menjadi 3 MW," papar Bustani.
Menurut data PLN Area Gresik, pelanggan di Pulau Bawean mencapai 17.843 pelanggan dengan beban puncak 4,8 Megawatt (MW). Rincian pelanggan di sana yaitu, 615 pelanggan sosial, 13.780 pelanggan rumah tangga, 3.400 pelanggan bisnis, dan 48 pelanggan pemerintahan.
Bustani mengatakan, pihaknya terus menambah pasokan listrik di Bawean meski banyak tantangan. Misalnya, geografis di Bawean yang berbukit-bukit sehingga sulit menjangkau dan membuat infrastruktur listrik. "Mayoritas jaringan kami melingkar, sementara di tengah memang terus diupayakan karena berbukit," ujarnya.
Gangguan yang terjadi di Bawean sejauh ini terus berkurang, karena kabel jaringan sudah di isolasi. "Gangguan kami itu terjadi biasanya karena kalong. Sebelum diisolasi kalong sering bergelantungan dan membuat listrik mati, sekarang kabel sudah diisolasi sehingga tak padam," ujarnya.
Bustani menjelaskan, sejauh ini pasokan BBM ke PLTD di Bawean mencapai 500.000 kiloliter per bulan. Namun dengan makin bertambahnya pasokan listrik dari PLTMG milik PT PJB, maka pasokan BBM untuk diesel di sana berkurang. "Jadi 300.000 kiloliter sekarang pasokan BBM ke Bawean, berkurang 200.000 kl," ungkapnya.
General Manager Unit Pembangkitan Gresik PT Pembangkitan Jawa Bali Misrawan menjelaskan, pihaknya membangun PLTMG di Bawean sudah sejak 2015 dengan menggandeng mitra selama 15 tahun BOT. "Ada konsorsium PT Darma Pratama sejati. Mereka bangun infrastrukturnya dan kami mesin gas plus gasnya. Kebutuhan gas 300 bbtud," ungkapnya.
Meski saat ini masih berkapasitas 3 MW, ke depan, kapasitas PLTMG tersebut akan terus ditambah menjadi 8 MW. Sehingga Pulau Bawean yang tadinya memakai PLTD akan berganti memakai PLTMG. "Kontrak sewa PLTD akan ditinjau ulang," imbuhnya.




(Sumber: Kontan)