Sucofindo Raih Dua Penghargaan TOP CSR 2017

PT Sucofindo (Persero) berhasil meraih dua penghargaan pada ajang Top CSR 2017, yaitu kategori Top CSR 2017 on Business Service Sector untuk perusahaan dan Top Leader on CSR Commitment untuk Direktur Utama Sucofindo, Bachder Djohan Buddin yang diselenggarakan oleh BusinessNews Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) dan Masyarakat CSR Indonesia.

Direktur Utama Sucofindo, Bachder Djohan Buddin, di Jakarta, Kamis (6/4) mengatakan, Sucofindo sebagai perusahaan BUMN tentunya memiliki tugas dan tangggung jawab dalam mendukung program pemerintah di bidang sosial yaitu dengan menjalankan dan menerapkan secara konsisten dan berkesinambungan program CSR (Corporate Social Responsibility) sehingga bermanfaat dan berdaya guna bagi masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan.

Bachder mengatakan, Sucofindo melaksanakan program CSR yang berbasis standar ISO 26000, dengan memperhatikan aspek Good Corporate Governance, menyelaraskan dengan strategi dan daya saing bisnis perusahaan, serta mendukung program Nawacita. Dijelaskan, beberapa program CSR yang dilaksanakan Sucofindo adalah memberikan pelatihan kepada IKM/UKM untuk mendapatkan sertifikasi SNI wajib pakaian bayi, SNI mainan anak di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur serta sertifikasi Good Manufacturing Process.

Selain itu, tuturnya, perusahaan juga memberikan santunan kepada anak yatim, serta juga program pelestarian alam untuk penghijauan, mengurangi erosi dengan bantuan dan penanaman bibit pohon di wilayah Kuningan dan Cikelet, Garut, Jawa Barat. Program CSR lainnya yakni kebersihan lingkungan dengan membangunkan prasarana air bersih dan MCK di wilayah Jeneponto, Sulawesi Selatan, Deli Serdang, Sumatera Utara, Tuban, Jawa Timur, Pontianak, Kalimantan Barat, dan Ende, Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah yang memerlukan air bersih layak minum.

Sucofindo juga menjalankan program untuk kesehatan masyarakat dalam bentuk pengobatan di berbagai wilayah di Indonesia. "Kami juga rutin melaksanakan kegiatan donor darah untuk para pegawai setiap tiga bulan yang telah berlangsung sejak tahun 2000 dengan pendonor sebanyak 100-150 orang serta bantuan pengobatan dan operasi warga yang menderita penyakit tumor, hidrosephalus dan lainnya," papar Bachder.

Dikatakan, lewat unit PKBL Sucofindo, pihaknya juga turut membantu pemerintah meringankan beban dan penderitaan masyarakat yang ditimpa bencana alam banjir, bencana longsor, bencana gunung meletus, dan gempa bumi di berbagai wilayah di Tanah Air dengan bantuan pengobatan, peralatan sekolah dan sembako, serta membangun sarana gedung umun yang mengalami kehancuran. Ada pula bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak sapi potong di Boyolali, Jawa Tengah dan peternak sapi perah di Pasuruan, Jawa Timur.





(Sumber: www.beritasatu.com)