Scroll to top

WHISTLE BLOWING SYSTEM

PT Djakarta Lloyd (Persero) sebagai sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkomitmen untuk melaksanakan penerapan prinsip‐prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik atau Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan berkesinambungan. Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan  senantiasa dituntut untuk melaksanakannya dengan penuh amanah, transparan dan akuntabel, serta sesuai  peraturan dan perundang‐undangan yang berlaku. Whistleblowing System (WBS) merupakan suatu sistem pelaporan pelanggaran yang disediakan untuk memberikan kesempatan kepada segenap insan Perusahaan dan pihak eksternal agar dapat menyampaikan laporan/pengaduan mengenai dugaan pelanggaran terhadap prinsip‐prinsip GCG, berdasarkan bukti‐bukti yang dapat dipertanggung jawabkan serta dengan niat baik untuk kepentingan Perusahaan.

 

Adapun pedoman WBS Djakarta Lloyd dapat di unduh disini:

djakartalloyd.co.id/…/PEDOMAN-WBS-PT-DJAKARTA-LLOYD-PERSERO.pdf

Dasar Hukum :
1. PER-13/MBU/10/2015, Tentang Pedoman Pengelolaan Sistem Pelaporan Dugaan Pelanggaran di Lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
2. PER-19/MBU/2012,Tentang Pedoman Penundaan Transaksi Bisnis yang Terindikasi Penyimpangan dan atau Kecurangan.
3. Per – 09/MBU/2012, tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (GCG) pada Badan Usaha Milik Negara.
4. SK DIREKSI NO 035/KEP/DIRUT/VII/2019,Tentang Pedoman Whistle Blowing System PT.Djakarta Lloyd (Persero).

Form Laporan

We use cookies to give you the best experience.